Tugas Artikel Pertemuan ke-6 Manajemen Layanan SI
Manfaat Manajemen Ketersediaan Layanan IT bagi Perusahaan
Ketergantungan
bisnis modern pada Teknologi Informasi (TI) menuntut ketersediaan layanan TI
yang tinggi. Terhentinya layanan dapat berakibat kerugian yang sebanding dengan
lamanya gangguan. Fleksibilitas bisnis berkat teknologi internet yang dapat
melakukan transaksi bisnis kapan saja dimana saja menuntut ketersediaan layanan
TI setiap saat (24jam x 7hari).
Information
technology Service Management (ITSM), sebagai suatu solusi manajemen, jelas
tidak hanya terkait dengan ketersediaan infrastruktur TI, melainkan bagaimana
infrastruktur tersebut dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas layanan TI
di lingkungan perusahaan, sehingga menjadi lebih efisien dan efektif, yang
berujung pada kemampuan mengoptimalkan layanan kepada pelanggan, sambil
menghemat biaya. Selain itu perusahaan pun dapat dengan mudah membuat
perencanaan (forecasting ) ke depan, termasuk juga mengambil berbagai keputusan
bisnis yang lebih dinamis.
Dewasa
ini, ketika keberhasilan bisnis tergantung pada infrastruktur teknologi
informasi (TI) yang dijalankan dengan baik, maka kemampuan perusahaan untuk
mengelola layanan TI ( IT services ) harus menjadi prioritas utama. Tuntutannya
adalah bagaimana memaksimalkan nilai yang bisa diperoleh bisnis, sehingga mampu
memberikan layanan yang optimal kepada konsumen atau pelanggan, namun pada saat
yang sama mengendalikan biaya seminimal mungkin.
Upaya
memaksimalkan nilai itu menempatkan penerapan ITSM tidak lagi merupakan suatu
opsi, melainkan telah menjadi suatu keharusan bagi perusahaan, terutama jika
ingin mempertahankan eksistensi bisnisnya di tengah persaingan yang sangat
kompetitif saat ini. Pengelolaan layanan teknologi informasi dapat
didefinisikan sebagai sekumpulan kemampuan khusus organisasi untuk memenuhi
nilai kebutuhan bagi pelanggan dalam bentuk service atau layanan. Sekumpulan
kemampuan tersebut adalah people, process dan technology (Adelia dan Kridanto
Surendro, 2015).
Perancangan
layanan dalam organisasi harus memperhatikan beberapa hal dasar, seperti
tujuan, fungsi, kinerja dan kualitas. Tujuan, memiliki pembahasan yang
berkaitan dengan layanan apa yang dibutuhkan oleh organisasi dan layanan apa
yang harus diberikan. Fungsi, memiliki pembahasan mengenai kegunaan dari
layanan yang diberikan. Kinerja, berkaitan dengan jaminan layanan yang
diberikan untuk memenuhi tujuan yang dimiliki oleh organisasi. Kualitas,
berkaitan dengan persepsi keseluruhan yang menyatakan betapa berharganya
layanan yang diberikan untuk pengguna (Adelia dan Kridanto Surendro, 2015).
Tujuan
utama dari tingkat manajemen ketersediaan adalah mengoptimalkan kapabilitas
infrastruktur, layanan, dan organisasi pendukung IT untuk menyampaikan
ketersediaan layanan dengan biaya yang efektif untuk memenuhi target
perusahaan. Beberapa kegiatan yang ada di dalamnya, antara lain :
·
Proactive
activities
·
Memastikan desain
dan perencanaan ketersediaan layanan yang sesuai untuk seluruh layanan
·
Perencanaan,
desain, dan peningkatan ketersediaan layanan
·
Memastikan tingkat
ketersediaan yang telah ditentukan diadakan
·
Membuat dan
mengelola rencana ketersediaan layanan
·
Reactive
activities
·
Mengukur dan
menganalisa seluruh kejadian yang berhubungan dengan ketersediaan layanan
·
Mengoptimalkan dan
meningkatkan ketersediaan infrastruktur secara berkala
·
Mendukung keamanan
ketersediaan layanan
·
Determining
availability requirements
Manajer akan
berdiskusi dengan klien mengenai kebutuhan yang diperlukan dalam layanan. Hal
ini menjadi dasar untuk menentukan apa yang dibutuhkan untuk menyediakan
layanan. Tahapan yang dilakukan dalam menentukan mempersiapkan ketersediaan
layanan TI adalah:
·
Determining vital
business functions
·
Business impact
analysis
Analisa
formal dari dampak yang ditimbulkan terhadap proses bisnis jika layanan
tertentu tidak tersedia. Hal ini dilakukan agar bisa mengidentifikasi jumlah
layanan minimal yang diperlukan perusahaan untuk melanjutkan aktivitas bisnis.
1.
Defining
availability, reliability and maintainability targets
2.
Monitoring and
trend analysis
·
Producing and
maintaining an availability plan
·
Reporting
Komentar
Posting Komentar